Apa Saja Alat Membuat Huruf Timbul?

Huruf timbul memang sudah menjadi pilihan banyak instansi dan pengusaha. Selain menjadi media branding, huruf timbul bisa menjadi dekorasi yang elegan dan mewah. Faktor tahan lama juga menjadi alasan mengapa banyak yang menggunakan huruf timbul. Di balik itu semua, ada pengrajin profesional yang mendesain hingga membentuk huruf timbul untuk pelanggan.

Membuat huruf timbul memerlukan proses yang panjang. Tidak hanya waktu saja, pembuat harus memiliki kemampuan yang baik dalam merancang dengan menggunakan berbagai peralatan khusus untuk membuat huruf timbul. Biasanya, pembuat huruf timbul profesional memiliki tim yang menangani bidang-bidangnya tersendiri, misalnya desainer untuk mendesain huruf yang akan dibuat, kemudian ada karyawan yang bertugas cutting bahan untuk huruf timbul. Berikut ini adalah alat membuat huruf timbul yang biasa digunakan oleh profesional.

Aplikasi Desain

Aplikasi desain seperti Corel Draw, Adobe Ilustrator, atau software lain berguna sebagai aplikasi mendesain huruf timbul. Aplikasi ini mempercepat dan mempermudah proses pembentukan desain pola. Desain ini akan digunakan sebagai pola untuk menghasilkan desain tiga dimensi yang dapat dilihat, sehingga kesalahan dapat diminimalisir.

Material Huruf Timbul

Material merupakan inti dari pembuatan huruf timbul. Tingkat kesulitan pembuatan huruf timbul tergantung jenis bahan yang digunakan untuk membentuk huruf timbul. Misalnya, stainless steel, akrilik, kuningan, maupun galvanil. Dari bahan-bahan tersebut terdapat teknik atau cara pembuatannya tersendiri yang bergantung pada jenis bahan.

Mesin Laser Cutting atau Jigsaw

Alat yang penting lainnya untuk membuat huruf timbul adalah mesin laser cutting atau dapat juga menggunakan jigsaw. Alat ini berguna untuk memotong stainless steel, kuningan, akrilik, maupun galvanil dengan tingkat ketebalan yang berbeda-beda. Kedua alat ini memiliki perbedaan.

Mesin laser cutting merupakan mesin pemotong dengan teknologi laser yang dapat diatur untuk memotong lempengan dengan ketebalan tertentu dengan sangat rapi. Sedangkan jigsaw merupakan mesin pemotong canggih yang dapat memotong lempengan dengan rapi. Kedua alat ini digunakan untuk memotong material huruf timbul. Proses pemotongannya, jika pola sudah selesai, maka pola akan ditempelkan pada material dan pengrajin akan memotong sesuai pola menggunakan mesin laser cutting atau mesin jigsaw.

Gunting Plat

Gunting plat digunakan untuk memotong bagian-bagian kecil lembaran, biasanya alat ini dapat digunakan untuk material stainless steel, kuningan, dan galvanil. Alat ini digunakan untuk membentuk huruf yang lebih sesuai dan mendetail.

Alat Patri

Pengrajin huruf timbul biasanya akan merancang huruf-huruf tersebut menjadi timbul atau 3D dengan tambahan kupingan dan kaki dengan ukuran yang sesuai pola. Jika potongan material sudah dibentuk sesuai pola, maka perlu disatukan dengan alat patri. Alat ini berfungsi untuk menyambungkan potongan berbahan logam. Untuk bahan akrilik, penggabungan dapat menggunakan lem khusus yang dapat merekatkan dengan kuat.

Mesin Poles

Setelah proses pematrian, langkah terakhir adalah proses pemolesan. Huruf yang sudah dibentuk akan dipoles dengan mesin poles. Pemolesan berguna untuk menciptakan huruf-huruf yang halus dan tampak lebih mengkilap. Huruf timbul akan terlihat lebih mewah dan elegan.

Cat/Spray/Coat

Ketiga bahan ini dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan bahan yang digunakan. Untuk huruf timbul berbahan galvanil, proses akhirnya dapat dipoles dengan cat atau spray painting. Bahan kuningan juga dapat dipoles dengan coat khusus agar bahan kuningan tidak cepat oksidasi atau berubah warna. Sehingga huruf timbul lebih tahan lama dalam jangka waktu yang panjang.

Itulah alat-alat untuk membuat huruf timbul. Pengerjaan huruf timbul biasanya dilakukan oleh para profesional yang sudah terlatih dengan baik. Sehingga hasil yang dihasilkan dari proses pembuatan tersebut maksimal dan berkualitas baik.